Text
ILMU AKHLAK
Ilmu akhlak bukan kajian yang baru, tetapi sudah sangat lama dikaji oleh para pakar di bidang ilmu tasawuf, bahkan sebelum tasawuf sebagai ilmu, akhlak manusia sudah ada. Sekalipun ilmunya belum ajeg, tingkah laku manusia merupakan awal dari lahirnya ilmu akhlak maupun ilmu tasawuf. Hal ini karena kedua ilmu secara substansial berhubungan dengan tingkah laku manusia dilihat secara lahir maupun bathin.
Ilmu akhlak dengan berbagai pendekatan, yaitu pendekatan sosiologis, pendekatan filosofis, pendekatan psikologis, dan pendekatan politis. Pendekatan-pendekatan tersebut merupakan cara pandang terhadap tingkah laku manusia yang dibentuk oleh berbagai dorongan normatif, baik dorongan dalam arti motivasi internal maupun dorongan dari lingkungan tempat tinggal individu yang disebut sebagai dorongan eksternal.Ilmu akhlak bukan kajian yang baru, tetapi sudah sangat lama dikaji oleh para pakar di bidang ilmu tasawuf, bahkan sebelum tasawuf sebagai ilmu, akhlak manusia sudah ada. Sekalipun ilmunya belum ajeg, tingkah laku manusia merupakan awal dari lahirnya ilmu akhlak maupun ilmu tasawuf. Hal ini karena kedua ilmu secara substansial berhubungan dengan tingkah laku manusia dilihat secara lahir maupun bathin.
Ilmu akhlak dengan berbagai pendekatan, yaitu pendekatan sosiologis, pendekatan filosofis, pendekatan psikologis, dan pendekatan politis. Pendekatan-pendekatan tersebut merupakan cara pandang terhadap tingkah laku manusia yang dibentuk oleh berbagai dorongan normatif, baik dorongan dalam arti motivasi internal maupun dorongan dari lingkungan tempat tinggal individu yang disebut sebagai dorongan eksternal.Ilmu akhlak bukan kajian yang baru, tetapi sudah sangat lama dikaji oleh para pakar di bidang ilmu tasawuf, bahkan sebelum tasawuf sebagai ilmu, akhlak manusia sudah ada. Sekalipun ilmunya belum ajeg, tingkah laku manusia merupakan awal dari lahirnya ilmu akhlak maupun ilmu tasawuf. Hal ini karena kedua ilmu secara substansial berhubungan dengan tingkah laku manusia dilihat secara lahir maupun bathin.
Ilmu akhlak dengan berbagai pendekatan, yaitu pendekatan sosiologis, pendekatan filosofis, pendekatan psikologis, dan pendekatan politis. Pendekatan-pendekatan tersebut merupakan cara pandang terhadap tingkah laku manusia yang dibentuk oleh berbagai dorongan normatif, baik dorongan dalam arti motivasi internal maupun dorongan dari lingkungan tempat tinggal individu yang disebut sebagai dorongan eksternal.Ilmu akhlak bukan kajian yang baru, tetapi sudah sangat lama dikaji oleh para pakar di bidang ilmu tasawuf, bahkan sebelum tasawuf sebagai ilmu, akhlak manusia sudah ada. Sekalipun ilmunya belum ajeg, tingkah laku manusia merupakan awal dari lahirnya ilmu akhlak maupun ilmu tasawuf. Hal ini karena kedua ilmu secara substansial berhubungan dengan tingkah laku manusia dilihat secara lahir maupun bathin.
Ilmu akhlak dengan berbagai pendekatan, yaitu pendekatan sosiologis, pendekatan filosofis, pendekatan psikologis, dan pendekatan politis. Pendekatan-pendekatan tersebut merupakan cara pandang terhadap tingkah laku manusia yang dibentuk oleh berbagai dorongan normatif, baik dorongan dalam arti motivasi internal maupun dorongan dari lingkungan tempat tinggal individu yang disebut sebagai dorongan eksternal.Ilmu akhlak bukan kajian yang baru, tetapi sudah sangat lama dikaji oleh para pakar di bidang ilmu tasawuf, bahkan sebelum tasawuf sebagai ilmu, akhlak manusia sudah ada. Sekalipun ilmunya belum ajeg, tingkah laku manusia merupakan awal dari lahirnya ilmu akhlak maupun ilmu tasawuf. Hal ini karena kedua ilmu secara substansial berhubungan dengan tingkah laku manusia dilihat secara lahir maupun bathin.
Ilmu akhlak dengan berbagai pendekatan, yaitu pendekatan sosiologis, pendekatan filosofis, pendekatan psikologis, dan pendekatan politis. Pendekatan-pendekatan tersebut merupakan cara pandang terhadap tingkah laku manusia yang dibentuk oleh berbagai dorongan normatif, baik dorongan dalam arti motivasi internal maupun dorongan dari lingkungan tempat tinggal individu yang disebut sebagai dorongan eksternal.Ilmu akhlak bukan kajian yang baru, tetapi sudah sangat lama dikaji oleh para pakar di bidang ilmu tasawuf, bahkan sebelum tasawuf sebagai ilmu, akhlak manusia sudah ada. Sekalipun ilmunya belum ajeg, tingkah laku manusia merupakan awal dari lahirnya ilmu akhlak maupun ilmu tasawuf. Hal ini karena kedua ilmu secara substansial berhubungan dengan tingkah laku manusia dilihat secara lahir maupun bathin.
Ilmu akhlak dengan berbagai pendekatan, yaitu pendekatan sosiologis, pendekatan filosofis, pendekatan psikologis, dan pendekatan politis. Pendekatan-pendekatan tersebut merupakan cara pandang terhadap tingkah laku manusia yang dibentuk oleh berbagai dorongan normatif, baik dorongan dalam arti motivasi internal maupun dorongan dari lingkungan tempat tinggal individu yang disebut sebagai dorongan eksternal.Ilmu akhlak bukan kajian yang baru, tetapi sudah sangat lama dikaji oleh para pakar di bidang ilmu tasawuf, bahkan sebelum tasawuf sebagai ilmu, akhlak manusia sudah ada. Sekalipun ilmunya belum ajeg, tingkah laku manusia merupakan awal dari lahirnya ilmu akhlak maupun ilmu tasawuf. Hal ini karena kedua ilmu secara substansial berhubungan dengan tingkah laku manusia dilihat secara lahir maupun bathin.
Ilmu akhlak dengan berbagai pendekatan, yaitu pendekatan sosiologis, pendekatan filosofis, pendekatan psikologis, dan pendekatan politis. Pendekatan-pendekatan tersebut merupakan cara pandang terhadap tingkah laku manusia yang dibentuk oleh berbagai dorongan normatif, baik dorongan dalam arti motivasi internal maupun dorongan dari lingkungan tempat tinggal individu yang disebut sebagai dorongan eksternal.Ilmu akhlak bukan kajian yang baru, tetapi sudah sangat lama dikaji oleh para pakar di bidang ilmu tasawuf, bahkan sebelum tasawuf sebagai ilmu, akhlak manusia sudah ada. Sekalipun ilmunya belum ajeg, tingkah laku manusia merupakan awal dari lahirnya ilmu akhlak maupun ilmu tasawuf. Hal ini karena kedua ilmu secara substansial berhubungan dengan tingkah laku manusia dilihat secara lahir maupun bathin.
Ilmu akhlak dengan berbagai pendekatan, yaitu pendekatan sosiologis, pendekatan filosofis, pendekatan psikologis, dan pendekatan politis. Pendekatan-pendekatan tersebut merupakan cara pandang terhadap tingkah laku manusia yang dibentuk oleh berbagai dorongan normatif, baik dorongan dalam arti motivasi internal maupun dorongan dari lingkungan tempat tinggal individu yang disebut sebagai dorongan eksternal.Ilmu akhlak bukan kajian yang baru, tetapi sudah sangat lama dikaji oleh para pakar di bidang ilmu tasawuf, bahkan sebelum tasawuf sebagai ilmu, akhlak manusia sudah ada. Sekalipun ilmunya belum ajeg, tingkah laku manusia merupakan awal dari lahirnya ilmu akhlak maupun ilmu tasawuf. Hal ini karena kedua ilmu secara substansial berhubungan dengan tingkah laku manusia dilihat secara lahir maupun bathin.
Ilmu akhlak dengan berbagai pendekatan, yaitu pendekatan sosiologis, pendekatan filosofis, pendekatan psikologis, dan pendekatan politis. Pendekatan-pendekatan tersebut merupakan cara pandang terhadap tingkah laku manusia yang dibentuk oleh berbagai dorongan normatif, baik dorongan dalam arti motivasi internal maupun dorongan dari lingkungan tempat tinggal individu yang disebut sebagai dorongan eksternal.Ilmu akhlak bukan kajian yang baru, tetapi sudah sangat lama dikaji oleh para pakar di bidang ilmu tasawuf, bahkan sebelum tasawuf sebagai ilmu, akhlak manusia sudah ada. Sekalipun ilmunya belum ajeg, tingkah laku manusia merupakan awal dari lahirnya ilmu akhlak maupun ilmu tasawuf. Hal ini karena kedua ilmu secara substansial berhubungan dengan tingkah laku manusia dilihat secara lahir maupun bathin.
Ilmu akhlak dengan berbagai pendekatan, yaitu pendekatan sosiologis, pendekatan filosofis, pendekatan psikologis, dan pendekatan politis. Pendekatan-pendekatan tersebut merupakan cara pandang terhadap tingkah laku manusia yang dibentuk oleh berbagai dorongan normatif, baik dorongan dalam arti motivasi internal maupun dorongan dari lingkungan tempat tinggal individu yang disebut sebagai dorongan eksternal.
| Judul | Edisi | Bahasa |
|---|---|---|
| Ilmu Akhlak | Ed. 1, Cet.2 | id |
| ETIKA (ILMU AKHLAK ) | cet. 7 | id |